Super Flu Tidak Terdeteksi di Pulau Dewata, Dinkes Bali Sebut Masuki Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon

STAR-NEWS.ID Health – Super Flu merupakan varian baru virus influensa yang dengan tingkat penyebaran yang agresif. Tingkat pengebaran virus ini menjadi perhatian global. Super Flu yang dikabarkan telah menyebar di Indonesia diidentifikasi sebagai influenza A H3N2 subclade K.

Dinas Kesehatan Provinsi Bali belum mendeteksi adanya kasus super flu atau influenza tipe A. Namun, kondisi itu sudah masuk dalam Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Bali I Gusti Ayu Raka Susanti mengatakan, kewaspadaan itu sudah dilakukan hingga tingkat Puskesmas.

“Kalau sudah ada allert biasanya petugas kesehatan di Puskesmas akan melakukan langkah antisipasi dan verifikasi,” kata Ayu Raka di Denpasar.

Dikatakan, influenza merupakan penyakit musiman yang terkait dengan perubahan musim. Namun, dalam dua pekan terakhir kasus influenza di Bali justru mengalami penurunan.

Untuk kasus spesifik seperti influenza tipe A itu, kata Ayu, belum ada laporan dari Kabupaten/Kota. Tapi melihat penyebaran penyakitnya yang cukup cepat, influenza masuk dalam list SKDR.

“Karena berpotensi menjadi kejadian luar biasa. Jadi penyakit flu berpotensi terjadi di mana saja,” jelasnya.

Yang perlu diperhatikan, kata Ayu Raka, penyebaran influenza terjadi karena percikan droplet. Dirinya mengimbau bagi yang sedang terkena penyakit flu untuk selalu menggunakan masker.

Namun, untuk mengantisipasi penyakit menular, Dinas Kesehatan Bali selalu berkoordinasi dengan Balai Besar Karantina Kesehatan (BBKK). Terutama, pengawasan orang di perlintasan pintu masuk ke Bali.

“Setidaknya BBKK melakukan pemeriksaan suhu, karena salah satu gejala dari influenza ini pasti adanya peningkatan suhu badan,” kata Ayu Raka.

Prosesur selanjutnya, kalau ditemukan suspect maka akan dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

“Itu berlaku kalau sudah ada kejadian luar biasa terkait penyakit menular seperti super flu ini,” kata Ayu Raka.

Follow and share Google News