WN China Ditemukan Tewas di Pantai, Ini Kata Management Canna Beach Club Nusa Dua

STAR-NEWS.ID Nasional – Manajemen Canna Beach Club mengklarifikasi terkait kejadian WNA asal China yang tenggelam di Perairan Sawangan, Kuta Selatan pada Kamis, 12 Februari 2026 lalu.

Dalam informasi yang beredar disebutkan, TKP berada di Pantai Canna Bali, Jl. Raya Nusa Dua Selatan, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung.

Menanggapi hal itu, General Manager Canna Beach Club Iwan Suryawan menegaskan, lokasi kejadian bukan di Pantai Canna. Management Canna tidak memiliki pantai.

“Kami tidak punya pantai dan tidak berhak mengklaim bahwa ini adalah pantai milik Canna. Yang benar ini adalah Pantai Sawangan bukan Pantai Canna Bali,” tegas Iwan di Badung, Sabtu, 14 Februari 2026

Dalam peristiwa yang terjadi pada Kamis, 12 Februari 2026 sekitar pukul 09.00 WITA itu, korban pertama kali terlihat minta tolong oleh pengunjung yang ada di Canna Beach Club.

Lifeguard Canna kemudian menyiapkan peralatan rescue menggunakan boat untuk mencari korban. Sekitar 20 menit pencarian korban juga tak diketemukan.

Namun, tak berselang lama, tubuh korban terbawa arus hingga perairan tepian pantai.

Iwan menjelaskan, korban berinisial LM (22) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah upaya penyelamatan oleh lifeguard Canna.

“Karena kondisinya sudah meninggal, kami melaporkan kejadian itu ke Polsek di dekat sini, kemudian diteruskan dan ditindaklanjuti oleh Polresta Denpasar,” kata Iwan Suryawan.

“Di sini kami luruskan bahwa lokasi kejadian bukan di Pantai Canna Bali tapi Pantai Sawangan. Karena pantai itu milik negara bukan milik pribadi,” imbuhnya.

Pasca terjadinya kecelakaan air yang merenggut korban jiwa itu, pihak desa dan Canna Beach Club akan menggelar upacara Mecaru atau upacara pembersihan. Ritual akan digelar pada Senin, 16 Februari 2026 pagi.

“Akan ada Mecaru, kami juga ikut serta dalam upacara itu,” kata Iwan.

Follow and share Google News