Jelang Hari Raya, Indek Keyakinan Konsumen Bali Melambat -3,6 Persen MtM

STAR-NEWS.ID Ekonomi – Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Februari 2026 berada pada level optimis (nilai indeks > 100). Meskipun Survei Konsumen Bank Indonesia Provinsi Bali periode Februari 2026 menunjukkan perlambatan IKK sebesar 130,6 (turun -3,6% mtm), level IKK masih berada pada level optimis.

Meskipun mengalami perlambatan, akan tetapi IKK Provinsi Bali lebih tinggi dibandingkan IKK Nasional dengan IKK sebesar 125,2.

Keyakinan konsumen mayoritas didorong oleh kelompok pendapatan Rp5-6 juta (139,5), kelompok pendapatan Rp4-5 juta (138,2), kelompok pendapatan Rp6-7 juta (135,8), serta kelompok pendapatan >Rp8 juta (132,8).

“Optimisme IKK turut tercermin dari responden kategori pekerja di sektor formal (135,3) dan informal (121,1),” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Erwin Soeriadimadja, di Denpasar, 13 Maret 2026.

Sementara itu, perlambatan komponen IKK tertahan oleh Indeks Kondisi Ekonomi saat ini (IKE) sebesar 5,7% (mtm) dari sebelumnya 128,3 menjadi 121,0.

Erwin mengatakan, perlambatan IKE utamanya disebabkan oleh menurunnya indeks konsumsi barang-barang kebutuhan tahan lama saat ini dibandingkan 6 bulan yang lalu hingga 13,1% (mtm).

“Dari responden yang menjawab turun, mayoritas responden memutuskan untuk menahan pembelian barang elektronik,” jelasnya.

Penurunan IKE turut disumbang oleh indeks penghasilan saat ini dibandingkan 6 bulan yang lalu sebesar 6,3% (mtm). Mayoritas responden meyakini bahwa akan terjadi penurunan omzet sehingga responden cenderung untuk menahan konsumsi di tengah low season wisatawan.

Hal tersebut selaras dengan data Angkasapura pada bulan Februari 2026 yang menunjukkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara menurun sebesar 11,2% (mtm), dengan total jumlah kunjungan sebanyak 814 ribu orang.

Di sisi lain, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) turut melambat dari 142,7 menjadi 140,2 (turun 1,8% (mtm).

Faktor penahan pertumbuhan IEK utamanya berasal dari penurunan indeks prakiraan ketersediaan lapangan kerja 6 bulan mendatang dibandingkan saat ini sebesar 4,3% (mtm) atau sebesar 135,0, serta indeks prakiraan kegiatan usaha 6 bulan mendatang dibandingkan saat ini sebesar 1,4% (mtm) atau sebesar 140,0.

“Penurujan IEK masih dipengrui adanya ketidakpastian geopolitik yang dapat berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan, sehingga meningkatkan persaingan usaha,” jelas Erwin.

Di sisi lain, IKE dan IEK masih berada pada level optimis (> 100,0) masih terjaga oleh komponen IKE pada indeks ketersediaan lapangan kerja saat ini dibandingkan 6 bulan yang lalu mengalami peningkatan sebesar 1,5% (mtm).

Follow and share Google News