Sepanjang 2026 Kemendikdasmen Revitalisasi 401 Sekolah di Pulau Bali

STAR-NEWS.ID Education – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, meninjau langsung progres revitalisasi SDN 15 Dangin Purih Kota Denpasar, Jumat, 2 Oktober 2026.

Revitalisasi sekolah di Bali tersebut mendapat bantuan dari pemerintah . Anggaran revitalisasi sekolah Tahun 2026 ini disebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti mengatakan, peningkatan program revitalisasi di Bali menjadi bagian dari upaya pemerintah memperbaiki kualitas sarana pendidikan di berbagai daerah.

“Tahun 2025 terdapat 188 sekolah, kemudian pada 2026 ada peningkatan yang sangat signifikan untuk revitalisasi di Provinsi Bali. Untuk satuan pendidikan secara keseluruhan ada 401 sekolah,” jelas Abdul Mu’ti.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti menuturkan bahwa pelaksanaan revitalisasi juga memberikan dampak terhadap masyarakat di daerah melalui penyerapan tenaga kerja.

“Ini menunjukkan bahwa Revitalisasi Satuan Pendidikan tidak hanya berdampak pada peningkatan satuan pendidikan, tapi juga berdampak pada penyerapan tenaga kerja di daerah,” tuturnya.

Ia mengatakan pembangunan dilakukan secara swakelola dengan melibatkan kepala sekolah, masyarakat sekitar, dan Panitia Pembangunan Sekolah. Selama pekerjaan berlangsung, murid mengikuti kegiatan belajar mengajar sementara di gedung serbaguna desa dan madrasah. 

Pemerintah juga menerapkan penanganan revitalisasi secara bertahap dengan memprioritaskan sekolah yang mengalami kerusakan berat.

“Kita tetap memprioritaskan sekolah yang rusak berat,” ujarnya.

Ia menyebut, pada 2026, 26 sekolah di Denpasar direvitalisasi dengan total anggaran Rp18.5 miliar atau hampir mencapai sembilan belas miliar rupiah. Unit sekolah yang akan diperbaiki mulai dari jenjang TK hingga SLTA.

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Ngurah Jaya Negara mengatakan, bantuan perbaikan sekolah di tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan.

Sebagai perbandingan, anggaran revitalisasi sekolah dari Kemendikdasmen tahun 2025 hanya untuk 9 satuan pendidikan. Nilai anggarannya Rp6.139.963.000, enam miliar rupiah, dengan 640 unit perangkat IFP.

“Bantuan pendidikan untuk SDN 15 Dangin Puri ini untuk 4 ruang kelas dan penataan halaman. Ini sangat membantu kami di Kota Denpasar, apalagi di tahun 2026 ini totalnya hampir Rp18 miliar ada peningkatan yang sangat signifikan,” kata Jaya Negara.

Guru SD Negeri 15 Dangin Puri Ni Gusti Ayu Trisna Dewi, mengatakan, revitalisasi membawa perubahan nyata bagi sekolah tempatnya mengajar sejak 2019 dan baru mendapatkan program revitalisasi pada 2026.

Trisna menjelaskan, sebelum direvitalisasi, salah satu ruang kelas di lantai tiga pernah roboh akibat kondisi bangunan yang terdampak hujan dan angin.

“Sebelum direvitalisasi, kebetulan di lantai 3 ada kelas yang roboh pada saat itu. Kebetulan mungkin hujan angin, jadi mungkin rembes dari atas, jadi roboh kelasnya,” ujar Trisna.

Nantinya setelah revitalisasi selesai semua, kondisi ruang kelas dan toilet tersebut menjadi lebih baik. Ruang belajar juga terlihat lebih rapi dan bersih sehingga mendukung kenyamanan murid selama mengikuti pembelajaran.

“Lalu setelah direvitalisasi, kelas yang roboh akhirnya sudah baik. Jadi kelas-kelas juga lebih rapi, lebih bersih juga,” imbuhnya.

Menurut Trisna, perubahan lingkungan belajar turut memengaruhi semangat murid. Mereka bahkan berinisiatif menghias kelas dengan hasil karya sendiri.

“Dampaknya justru pastinya untuk proses belajar-mengajar pasti akan lebih bagus. Kelihatan kelasnya juga lebih bagus, lebih rapi. Anak-anak juga lebih semangat buat belajar, karena lingkungannya, tempat dia untuk proses belajar-mengajarnya jauh lebih rapi, lebih bersih,” ucapnya.

Follow and share Google News