Museum Majapahit Tanah Lot Hadir dengan 20 Zona, Wisatawan Bisa Pelajari Sejarah Kerajaan

STAR-NEWS.ID Travel – Sambil menunggu matahari terbenam atau sunset di Tanah Lot, wisatawan bisa melipir ke destinasi wisata edukatif yang berlokasi di seberang area parkir Tanah Lot, Tabanan, Bali

Wahan edukatif berupa Museum Majapahit yang telah diresmikan pada 15 November 2025 ini merupakan museum sejarah yang dirancang dengan teknologi Augmented Reality.

Untuk masuk ke museum ini wisatawan tidak perlu merogoh kocek hingga dalam, lantaran untuk wisatawan domestik hanya butuh membayar tiket Rp 20 ribu dan wisatawan asing Rp 50 ribu yang bisa didapatkan saat memasuki kawasan DTW Tanah Lot

Akan tetapi pengunjung wajib mematuhi peraturan dan larangan di kawasan ini. Misalnya, wisatawan dilarang membawa makanan dan minuman ke dalam museum, dilarang merokok, dilarang menggunakan flash dan juga dilarang menggunakan tongsis.

Humas Museum Majapahit Tanah Lot Kadek Juliantara mengatakan, Museum Majapahit Tanah Lor merupakan destinasi kedua di Tanah Lot yang memiliki 20 zona atau ruang. Setiap zona mengisahkan sejarah kerajaan pada masa yang berbeda dan dirancang dengan tata cahaya yang dramatis dan memukau.

Memasuki museum, pengunjung diajak melintasi lorong waktu yang panjang yang mengisahkan perjalanan peradaban manusia nusantara hingga ke masa kejayaan Majapahit.

“Zona pertama pengunjung diajak menonton film berdurasi tujuh menit. Tujuannya agar mereka memahami terlebih dulu tentang Majapahit sebelum menelusuri 20 zona yang ada,” Kadek Juliantara, Rabu, 31 Desember 2025.

Gedung budaya yang menghidupkan kejayaan nusantara itu menyimpan beragam benda bersejarah autentik yang langsung di dapat dari Ibukota Majapahit di Trowulan, Jawa Timur.

Benda bersejarah yang ada berupa arca sakral, pusaka serta artefak kuno dan uang asli pada masa itu.

“Kita punya kurator dan benda-benda yang ada di sini sudah dikurasi dan dinyatakan autentik. Kita dibawah naungan D Topeng Kingdom dan ini museum keenam,” kata Juliantara.

Pengunjung juga dapat menaiki wahana edukatif seperti perahu yang merepresentasikan jalur pelayaran masa lalu. Hingga, mencoba peralatan perang yang menggambarkan kekuatan dan strategi.

Tidak itu saja, di dalam museum juga disiapkan spot foto menarik yang menggabungkan keindahan artistik, nuansa sejarah dan estetika moderen.

Sementara itu, Direktur utama museum Majapahit Tanah Lot Bali I Gusti Made Suryantha mengungkapkan, pihaknya akan menambah beberapa spot dan wahana dengan konsep 3D, sehingga pengunjung bisa merasakan kondisi pada masa itu.

“Ke depan kami memproyeksikan menambah teknologi 3D sehingga pengunjung dapat merasakan kondisi pada masa itu dengan bantuan teknologi digital,” kata Made Suryantha.

Follow and share Google News