Tingkatan Identitas Kultural Bali, ITB STIKOM Bali Dukung !eberlanjutan Usaha Perempuan Pengrajin Kebaya

STAR-NEWS.ID Education – Tim pengabdian kepada masyarakat dari ITB STIKOM Bali melaksanakan program pemberdayaan bagi usaha Putri Tailor Kebaya milik Nanik Andreyani yang berlokasi di Denpasar.

Program yang diketuai oleh Putu Setyarini, S.Sn., M.Sn., bersama anggota tim Assoc. Prof. Lilis Yuningsih, S.H., M.Kom., dan I Wayan Gede Lamopia, S.Sos., M.Si., ini menyasar dua persoalan utama yang dihadapi mitra, yaitu keterbatasan alat produksi berupa mesin jahit serta belum adanya identitas merek (brand identity) yang dapat mendukung perluasan pangsa pasar.

Selama ini, Putri Tailor Kebaya hanya mengandalkan satu unit mesin jahit untuk melayani permintaan kebaya, dress, dan seragam yang jumlahnya mencapai lebih dari 30 potong kain per bulan, sehingga sebagian pesanan harus dialihkan ke penjahit lain.

Pada kegiatan ini, tim pengabdian telah mememberikan bantuan berupa peningkatan alat produksi yaitu mesin jahit merk Typical GC628-1.

Selain itu, tim juga telah merampungkan rancangan desain kemasan produk bertema kebaya dengan konsep elegan dan bernuansa budaya lokal, sebagai upaya memperkuat identitas usaha Putri Tailor Kebaya sekaligus memanfaatkan potensi Bali yang memiliki tingkat penggunaan kebaya cukup tinggi dalam kehidupan sehari-hari maupun upacara adat.

Ketua pelaksana, Putu Setyarini, S.Sn., M.Sn., menyampaikan, penguatan sarana produksi dan identitas merek merupakan dua aspek yang saling melengkapi dalam mendukung keberlanjutan usaha mitra di sektor ekonomi kreatif berbasis budaya.

“Tahap selanjutnya pada kegiatan ini yaitu akan difokuskan pada pencetakan kemasan sesuai desain yang telah disusun, sebagai bagian dari upaya mendukung produktivitas dan daya saing usaha ke depan,” kata Putu Setyarini, di Denpasar, Selasa, 28 Juli 2026.

Melalui rangkaian kegiatan ini, ITB STIKOM Bali berupaya berkontribusi dalam pengembangan UMKM lokal, khususnya yang bergerak di bidang tekstil dan busana adat, sekaligus mendukung pemberdayaan perempuan pengrajin kebaya di Bali.

Follow and share Google News