STAR-NEWS.ID Nasional – Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Bali, Simon Melkisedek Lakapu, melakukan monitoring ke sejumlah jaringan ritel modern di Kota Denpasar pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut bertujuan memastikan beras Bulog tersedia di rak penjualan serta dipasarkan sesuai dengan ketentuan harga yang telah ditetapkan pemerintah, yakni Harga Eceran Tertinggi (HET) beras premium sebesar Rp14.900 per kilogram dan beras medium sebesar Rp12.500 per kilogram.
“Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras di Bali,” kata Simon.
Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai Perum Bulog Kanwil Bali mencapai 12.150 ton, dengan proyeksi ketahanan stok yang mencukupi kebutuhan masyarakat selama 10 bulan ke depan.
Untuk semakin memudahkan masyarakat memperoleh beras berkualitas, Bulog Bali menghadirkan beras premium merek Punokawan serta beras medium Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di berbagai jaringan ritel modern yang tersebar di Provinsi Bali.
“Kehadiran produk-produk tersebut diharapkan dapat menjadi pilihan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan pokok dengan harga yang sesuai ketentuan pemerintah,” ujarnya,
Sepanjang tahun 2026, Perum Bulog Kanwil Bali telah menyalurkan sekitar 850 ton beras premium dengan merek Befood Punokawan dan Befood Setra Ramos, serta sekitar 300 ton beras medium SPHP ke berbagai jaringan ritel modern, baik skala nasional maupun lokal di Provinsi Bali.
“Penyaluran ini menjadi wujud nyata komitmen Bulog dalam memperluas akses masyarakat terhadap beras berkualitas sekaligus mendukung penguatan ketahanan pangan daerah,” ucapnya.
Melalui penguatan distribusi ke jaringan ritel modern, Perum Bulog Kanwil Bali optimistis ketersediaan beras di masyarakat akan tetap terjaga, akses masyarakat terhadap pangan semakin mudah, serta stabilitas harga beras di Provinsi Bali dapat terus dipertahankan.







