Pulau Dewata Bakal Jadi Tuan Rumah Forum Ekonomi Internasional dalam Ajang Global Hindu Business Conference 2026

STAR-NEWS.ID Bisnis – Pulau Bali bakal kembali menjadi tuan rumah konferensi bisnis internasional dalam ajang Global Hindu Business Conference (GHBC) 2026.

Ketua Panitia GHBC 2026 Ketut Jaman mengatakan, sebagai forum strategis berskala internasional akan digelar di Kampus Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar pada 10–12 Juli 2026.

“Konferensi ini dirancang untuk mendorong transformasi Bali dari destinasi pariwisata dunia menjadi pusat ekonomi global berbasis nilai Dharma (Dharmanomics),” kata Ketut Jaman.

Ia menjelaskan, GHBC merupakan kelanjutan dari Deklarasi Nusantara yang diinisiasi oleh Prajaniti Hindu Indonesia bersama Global Hindu Federation, Pasraman Bali Eling Spirit, serta Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa pada Oktober 2024.

“Inisiatif ini kemudian melahirkan Global Hindu Entrepreneur Network (GHEN) sebagai wadah kolaborasi pengusaha Hindu global, yang menjadi fondasi penyelenggaraan konferensi tersebut,” jelasnya.

Mengusung tema Towards Dharmanomics: Designing The Future, GHBC menargetkan terbentuknya jejaring global antara pelaku usaha, intelektual, dan pemimpin Hindu dari berbagai negara, sekaligus membuka peluang investasi internasional ke Indonesia, khususnya Bali.

Konferensi ini diharapkan mampu menginisiasi gerakan ekonomi berkelanjutan berbasis nilai Dharma melalui penguatan ekosistem bisnis komunitas, UMKM dan Desa Adat. Konferensi diharapkan semakin memperkuat posisi GHBC sebagai Forum ekonomi global berbasis nilai yang strategis.

“Pendaftar peserta dan narasumber telah diterima dari sejumlah negara, seperti Malaysia, India, Nepal, Mauritius, serta dari dalam negeri,” kata Katut Jaman.

Jumlah peserta ditargetkan mencapai sekitar 300-400 orang, dengan minat yang terus meningkat seiring relevansi tema yang diangkat.

Ia menyebut, Konferensi GHBC direncanakan akan dibuka oleh Wakil Presiden RI. GHBC juga telah mendapat dukungan dari Gubernur Bali Wayan Koster, dengan menjadi tuan rumah welcome reception bagi para delegasi mancanegara di Jaya Sabha, pada 10 Juli 2026.

Dukungan Gubernur Bali dinilai menjadi faktor kunci dalam mendorong GHBC sebagai tonggak penting menuju Bali sebagai global hub for value-based economy.

Dengan dukungan pemerintah daerah dan partisipasi internasional yang terus berkembang, GHBC 2026 tidak hanya menjadi ajang konferensi, tetapi juga peluang strategis bagi pelaku usaha, investor, dan peserta pameran untuk terlibat dalam ekosistem ekonomi global berbasis nilai yang berkelanjutan.

Pendaftaran peserta konferensi bisa siakses melalui situs resmi www.dharmanomics.com bagi calon peserta dari dalam maupun luar negeri.

Mengusung semangat From Bali to the World, from Dharma to Global Prosperity, GHBC 2026 diproyeksikan menjadi momentum strategis yang mengangkat Bali ke panggung dunia sebagai pusat ekonomi berbasis nilai, sekaligus membuka peluang kolaborasi global yang mampu mendorong kesejahteraan berkelanjutan berlandaskan kearifan lokal dan nilai-nilai Dharma.

Tak hanya itu, momentum ini selaras dengan visi Pemerintah Provinsi Bali dalam membangun Bali sebagai pusat peradaban dunia berbasis budaya, spiritualitas, dan kemandirian ekonomi.

Follow and share Google News