Tingkatkan Literasi Keuangan, OJK Bali Gandeng 4 Universitas Gelar KKN LIK di 50 Desa

STAR-NEWS.ID Keuangan – Dalam rangka peningkatan dan pemerataan literasi keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali terus bersinergi dengan universitas di Provinsi Bali

Sinergi yang dilakukan dalam bentuk pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Literasi dan Inklusi Keuangan (KKN LIK) 2026 di Universitas Udayana, Universitas Pendidikan Ganesha, Universitas Warmadewa dan Universitas Dhyana Pura.

Aliansi strategis dengan civitas academica merupakan salah satu strategi OJK Provinsi Bali dalam meningkatkan tingkat literasi dan inklusi yang sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat.

“OJK tidak dapat berjalan sendiri dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di daerah khususnya di Provinsi Bali. Diperlukan aliansi strategis untuk mewujudkannya, bersama bergotong royong Sagilik Saguluk, Salunglung Sabayantaka. Paras Paros Sarpanaya,” kata Parjiman, di Denpasar, Rabu, 15 Juli 2026.

KKN LIK 2026 akan dilaksanakan pada periode Juli hingga Agustus di 9 Kabupaten dan Kota di Bali. KKN juga akan diikuti oleh 687 mahasiswa yang akan disebar di 50 desa di Bali.

Sebelum terjun ke desa KKN LIK 2026, OJK Provinsi Bali memberikan pembekalan khusus kepada seluruh peserta mahasiswa peserta KKN LIK.

“Materi yang diberikan antara lain tentang OJK, pelindungan konsumen, waspada kejahatan di sektor jasa keuangan, pengelolaan keuangan, dan berbagai tema lainnya,” jelas Parjiman.

Pembekalan khusus telah dilaksanakan pada 6 Juli 2026 untuk Universitas Udayana, 8 Juli 2026 untuk Universitas Pendidikan Ganesha, dan 9 Juli 2026 untuk Universitas Warmadewa dan Universitas Dhyana Pura.

KKN LIK 2026 merupakan keempat kalinya dilaksanakan oleh OJK berkolaborasi dengan berbagai universitas. Dari tahun 2023 sampai tahun 2025, KKN LIK telah dilaksanakan di 100 desa di seluruh Bali dan melibatkan lebih dari 1.500 mahasiswa.

Sebagai apresiasi atas partisipasi mahasiswa KKN LIK 2026, seluruh peserta diberikan pertanggungan jiwa dan kecelakaan kerja dari BPJSTK dan top up dana investasi di pasar modal dari Bursa Efek Indonesia bagi civitas akademik yang sudah memiliki RDN.

OJK berharap kepada perangkat desa dan seluruh masyarakat di desa KKN LIK 2026 dapat berpartisipasi dan membantu mahasiswa peserta KKN LIK dalam menjalan programprogram edukasi yang akan dilaksanakan, seperti Edukasi Ngiring ke Banjar, Edukasi Keluarga Cerdas Keuangan, Edukasi Sekolah, Edukasi Pemuda Desa, survey potensi desa serta survey literasi dan inklusi keuangan di desa KKN.

“Program KKN-LIK menjadi salah satu program prioritas OJK Provinsi Bali dan akan dilaksanakan secara berkesinambungan,’ kata Parjiman.

Ke depan, OJK Provinsi Bali berkomitmen akan terus meningkatkan kolaborasi bersama pemerintah daerah dan civitas academica di Provinsi Bali, Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) serta pemangku kepentingan lainnya
untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, sehingga mampu
mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di daerah.

Follow and share Google News