Terima Permintaan 10.000 Paket Daging Kurban, DPW LDII Bali Lestarikan Budaya Menyama Braya

STAR-NEWS.ID Culture – DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Bali menerima permitaan daging kurban dari masyarakat sebanyak 10.000 paket. Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPW LDII Provinsi Bali Drs.Olih Solihat Karso, M.Sn saat menggelar pemotongan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H di halaman DPW LDII Provinsi Bali, pada Rabu, 27 Mei 2026.

Jumlah hewan kurban seluruh Bali, untuk kambing sebanyak 289 ekor dan sapi 146 ekor. Jumlah tersebut mengalami peningkatan 8% hingga 12% dari tahun sebelumnya.

Semenatara itu, daging yang sudah dibersihkan dikemas, lalu dibagikan kepada seluruh umat, terutama tetangga yang terdekat di tempat kegiatan-kegiatan LDII di seluruh Bali.

“Adapun yang kerabat-kerabat yang jauh misalkan ada, ada atau ada yang minta, kita kasih selama itu masih ada,” Olih Solihat

Olih Solihat menyebut, dalam perayaan Hari Raya Kurban yang dilaksanakan setiap tahun, LDII Provinsi Bali tetap mempertahankan budaya menyama braya atau tradisi Ngenjot.Menyama Braya merupakan kearifan lokal sekaligus falsafah hidup masyarakat Bali yang mengandung arti persaudaraan atau kebersamaan.

“Jadi intinya, kenapa kami pertahankan? Karena hal ini menumbuhkan rasa kepercayaan dari semua pihak,” jelas Olih Solihat.

“Ngejot itu kan tradisi Bali. Kita saling membagi satu dengan yang lain, saling merasakan satu dengan yang lain. Bukan saja makanan, tapi rasa juga menjadi satu rasa. Jadi Ngejot itu senasib sepenanggungan lah, seperti itu,” ujarnya.

Sementara itu, LDII Bali juga melibatkan para generasi muda untuk ikut berkecimpung dalam pemotongan hewan kurban hingga pembagian kepada masyarakat.

“Anak-anak muda ini kita libatkan dalam kurban ini, dia di sektor-sektor yang ga populer, membersihkan jeroan itu ya dilibatkan, tapi happy. Senang,” kata Wakil Ketua DPW LDII Provinsi Bali Hardilan.

Ia juga menyebut, pengemasan daging kurban kali ini menggunakan besek bambu dan plastik ramah lingkungan.

Dalam pemotongan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H kali ini, Penglingsir Puri Gerenceng Pemecutan Denpasar, yang juga tokoh lintas agama dari Persatuan Hindu Muslim Bali (PHMB) Anak Agung Ngurah Agung mengapresiasi LDII Provinsi Bali yang tetap menjalankan tradisi menyama braya dan menjaga kerukunan antar umat beragama.

“Kami salut dengan LDII Provinsi Bali bahwa mau hubungan antarwarga masyarakat sangat-sangat kental sekali. Karena apa? Beliau juga punya konsep Menyama Braya. Tidak mengena warga Muslim aja, umat Kristen, umat Buddha, umat yang lainnya, semua dapat pembagian untuk apa namanya, bantuan-bantuan untuk Hari Kurban. Di samping fakir miskin dan anak terlantar, sudah didata semuanya,” kata Anak Agung Ngurah Agung.

Dalam kesempatan itu, AA.Ngurah Agung secara simbolis juga menyerahkan hewan kurban satu ekor kambing yang diterima langsung oleh Ketua DPW LDII Bali

Follow and share Google News